Will today be raining?

a tale of rain drop

[Spoiler] Agatha Christie – Postern of Fate

Leave a comment

Postern of Fate

date published : October 1973

author : Agatha Christie

mystery : 7.5/10

romance : 6.6/10

action : 5.1/10

thrill : 6.3/10

overall : 6.8/10

Ini adalah sebuah novel misteri karangan Agatha Christie. Tokoh utama dalam novel ini adalah pasangan detektif tua bernama Thomas “Tommy” Beresford dan Prudence “Tuppence” Beresford. Judul cerita ini diambil dari sebuah puisi berjudul “Gerbang-gerbang Damaskus” karya James Elroy Flecker.

Gerbang-gerbang Damaskus

James Elroy Flecker

Damaskus dengan empat gerbang besar. . .
Gerbang Nasib, Gerbang Gurun, Lubang Bencana, Benteng Kengerian. . .
Jangan lalui, O Karavan,
Jangan lalui sambil bernyanyi.
Kau dengar
Kesenyapan yang datang ketika burung – burung mati,
Namun, terdengar sesuatu mencicit bagaikan suara burung?

Cerita ini dimulai dengan Tommy dan Tuppence yang hendak menghabiskan masa tua mereka di sebuah rumah tua yang baru mereka beli. Rumah itu terletak di sebuah desa kecil yang terlihat aman dan tentram. Namun, mereka kemudian mengetahui bahwa rumah tua yang mereka beli menyimpan sebuah rahasia masa lalu. Sebuah pesan dari seorang pemuda di masa lampau bernama Alexander Parkinson, “Mary Jordan mati tidak wajar, Ia salah seorang dari kami.” Kalimat ini membawa Tommy dan Tuppence ke dalam sebuah petualangan untuk memecahkan misteri dari masa lalu.

Dalam petualangan ini Tommy dan Tuppence, dibantu oleh Albert, pembantu mereka yang setia, dan Hannibal, anjing mereka berjenis Manchester Terrier, bertemu dengan banyak misteri dan berkenalan dengan berbagai orang. Beberapa diantaranya adalah :

Isaac Bodlicott adalah seorang tukang kebun yang disewa mereka untuk merawat kebun sayur yang akan mereka tanam, namun harus meninggal karena diserang oleh orang yang tidak dikenal.

Tuan Robinson, seorang tokoh yang memiliki kekayaan dan kekuasaan, ia dikenal sebagai seseorang yang sangat mengenal tentang uang, Ia tahu darimana uang datang, untuk apa, kepada siapa, untuk apa, dan berakhir dimana. Ia mengenal uang jauh lebih baik dari orang lain.

Kolonel Pikeaway adalah seorang kolonel tua yang tidak pernah berhenti mengepulkan asap berbau nikotin dari mulutnya, selalu membuat orang – orang di sekelilingnya batuk dan tersedak akibat tidak tahan dengan asap itu. Ia diperkenalkan oleh Tuan Robinson kepada Tommy dan Tuppence. Kolonel Pikeaway adalah seorang yang memegang kekuasaan yang cukup besar dan bekerja di belakang layar.

Henry “Chuck” Bodlicott adalah cucu dari Isaac Bodlicott. Ia berkenalan dengan Tuppence setelah Isaac meninggal. Ia membantu penyelidikan Tommy dan Tuppence dengan memberikan keterangan mengenai cerita – cerita yang didengarnya dari orang-orang lain disekitarnya. Ia juga memperkenalkan Tuppence kepada Clarence yang juga membantu mereka dalam penyelidikan misteri yang menyebabkan kematian Isaac.

Crispin (Horsham) adalah agen rahasia yang dikirimkan untuk membantu serta menjaga Tommy dan Tuppence. Crispin berpura-pura menjadi seorang tukang kebun yang pernah bekerja pada tuan Solomon. Tuan Solomon sendiri adalah seorang yang telah meninggal lama namun nama itu menjadi sebuah kode sandi bagi mereka.

Berbagai misteri yang ditemui oleh Tommy dan Tuppence membawa mereka kepada sebuah daftar yang hampir tidak masuk akal : “Panah Hitam, Alexander Parkinson, Mary Jordan mati tidak wajar, Kursi porselen Oxford dan Cambridge, Grin-hen-lo, KK, Perut Mathilde, Cain dan Abel, Truelove” dan sebuah data sensus penduduk pada masa lalu. Semua hal itu membantu Tommy dan Tuppence dalam memecahkan misteri yang mereka temui.

Pada akhirnya diketahui bahwa pada jaman dahulu di desa tempat mereka tinggal ada gerakan yang menyerupai gerakan fasisme, dan hal tersebut kemungkinan masih berlangsung hingga saat ini. Semua petunjuk tersebut membawa mereka kepada seorang wanita bernama Nona Mullins (Crispin memanggilnya dengan nama “Dodo”). Nona Mullins pada akhirnya terbukti sebagai cucu dari seorang dokter pembuat bahan kimia beracun di masa perang lalu. Nona Mullins juga adalah orang yang telah membunuh Pak Isaac dan berusaha menembak Tuppence (meski pelurunya hanya menyerempet pundak Tuppence).

Pada akhirnya Tommy dan Tuppence berhasil memecahkan misteri “kematian Mary Jordan” dan menangkap pembunuh Pak Isaac. Cerita pun berakhir dengan sebuah pesta yang meriah yang diadakan oleh tuan Robinson untuk kedua pasangan detektif tua tersebut.

Trivia : Cerita ini ditulis oleh Agatha Christie pada saat dia berumur 82 tahun, 3 tahun sebelum dia meninggal. Merupakan cerita terakhir yang dia tulis dan dikritik sebagai cerita yang buruk. (Robert Barnard, penulis cerita misteri, kritikus, dan pengajar : “The last book Christie wrote. Best (and easily) forgotten.”)

Author: Rain Drop

I keep walking the paveway Look up to the gray sky A drop of rain fall on my nose Will today be raining?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s