Will today be raining?

a tale of rain drop

[PPL] Daun – Daun dan Vitamin Cinta

5 Comments

Setengah tahun telah berlalu, begitu banyak kenangan yang telah diukir kali ini. Mata kuliah paling menarik yang diambil semester ini menurut saya pribadi adalah “Proyek Perangkat Lunak”. Rasanya kuliah di informatika ITB tidak akan lengkap tanpa kuliah satu ini. Bagaimana tidak? Tidak perlu teori, tidak perlu hafal menghafal, ingat mengingat, semuanya dikerjakan hanya menggunakan satu prinsip, “Hajar Bleh!”.

Meski pengalaman yang didapat dalam kuliah ini cukup banyak tetapi bukan itu yang akan kubahas. Tentunya semua penasaran dengan judul tulisan ini, yakni “Daun – daun dan Vitamin Cinta”. Mengapa judulnya itu? Jawabannya sederhana, karena kelompok kami namanya Vitamin dan Proyek kami namanya Leaf. Terus? Mengapa ada kata Cinta? Ehem.. untuk yang itu… akan terjawab seiring dengan waktu. Sungguh sulit untuk dapat bertahan tetap waras selama setengah tahun ini. Untung saya masih dapat keluar dengan selamat, waras, dan normal setelah setengah tahun bersama (haha… peace.. canda kok XD).

Buat sekedar selingan aja, setelah setengah tahun yang penuh keringat panas dan dingin, diiringi malam – malam yang penuh darah, disertai pekikan yang menggelegar : “First Blood!!!!” (jadi seharusnya Anda sudah tahu apa saja yang kami lakukan selama ini kan?) Inilah hasil kerjaan kami :

Web Application :

Mobile Application :

Dokumen :

Merchandise :

*masih dibikin, ntar gw update*

OK.. sebelum jadinya mengantuk baca tulisan ini, lebih baik kita lanjutkan saja ke hidangan utamanya.

Selain mengerjakan TA (doTA) di selang – selang waktu PPL, ada banyak juga hal lain yang dilakukan secara diam – diam. Saya terpaksa harus selalu bersembunyi karena selalu dipaksa untuk ikut serta dalam kegiatan mereka itu. Berkat rahmat dari Yang di Atas saja lah maka saya tidak mengalami suatu hal apapun selama setengah tahun ini. (Amin.. XD)

Scene 1 :

Catatan buat yang belum tahu, maho adalah nama panggilan dari William Lim. Mengapa namanya maho? Karena menurut pengakuan dirinya dia benar – benar seorang ho** sejati. LoL!!!

Kata orang, hal yang paling sulit dilakukan adalah untuk menjadi yang pertama, untuk menjadi pelopor! Salut pada saudara Arif yang telah dengan begitu terus terang membela haknya atas cinta. Memang benar, tidak ada seorang pun yang dapat menahan cinta! Cinta itu tanpa batasan, tanpa bentuk, dan hanya dapat dimengerti oleh yang melakoninya. Semoga perjuanganmu berhasil Rif!

Mengapa saudara Fajar tertawa? Apakah karena dia patah hati? Atau karena dia senang karena menyadari bahwa dirinya tidak sendiri saja? Hm…. Mungkin semua ini akan terjawab seiring dengan waktu…

Scene 2 :

Memang tidak ada seorang pun di dunia ini yang dapat membatasi cinta. Jika dia sudah tumbuh dan bertunas, tidak ada yang dapat membunuhnya lagi. Cinta benar – benar melampaui segala batasan yang ada. Lihat saja, setelah sebuah benih di atas yang jatuh secara tidak sengaja, benih lain pun mulai bertunas juga.

Lagi – lagi terbukti, cinta bahkan membuat seseorang melupakan pasangannya yang terdahulu. “Mon.. nyebut mon… yang di marnat mon… (men-quote parry, bukan gw yang ngomong XD)”. Ehem, rasanya saya tidak perlu berkomentar terlampau banyak. Saat saya pikir semua ini telah berakhir, ternyata belum! Memang tidak ada seorang pun yang dapat membunuh benih cinta saat ia sudah tumbuh!

Lagi – lagi bisa kita lihat, saudara fajar tertawa., untuk kesekian kalinya. Sepertinya meskipun tertawa di luar saudara Fajar menangis di dalam hatinya? Tabah ya Jar!

Scene 3 :

Kecewa karena rasanya cinta nya tidak dapat dilanjutkan, tanpa disangka – sangka ramon pun berpaling kepada William Lim. (Sebagai catatan, maho dan William Lim adalah orang yang sama). Apakah memang benar ramon telah berpaling hatinya? Ataukah ini hanya sebagai bentuk pembalasan dendam atas sakit hatinya terhadap Arif? Apapun yang terjadi, yang akan terjadi, tidak ada seorangpun yang tahu. Lembaran ini telah ditutup, semuanya diserahkan kembali pada diri mereka. Hanya mereka dan Tuhanlah yang akan mengetahui kemana jalan ini akan membawa mereka.

Sekali lagi saudara Fajar tertawa, tapi saya sudah bosan membahas tertawanya saudara fajar disini. Ada hal lain yang lebih menarik perhatian saya. Apakah ada yang curiga bahwa Saudara Abe (Albert Raditya) selalu (kecuali satu soalnya Fajar waktu itu lum komentar) memberikan komentarnya “tepat” di bawah saudara Fajar? Hm.. apakah semua ini ada maksud tersembunyi? Apakah jangan – jangan saudara Abe……

Scene 4:

Diam – diam saya berhasil mengambil foto ini, saat tanpa sengaja saya bertemu mereka berdua di Warung Pasta. “Wow wow kk!!!”. Apakah semua ini telah menghilangkan kabut yang ada di sekitar Abe pada scene terdahulu?

Mereka terlihat begitu risih dengan kehadiran saya, mungkin saya benar – benar sudah mengganggu acara mereka. Saya pun tidak bermaksud untuk mengganggu (apalagi ikut) di dalam acara mereka, sehingga saya segere pergi dari tempat itu secepatnya. “Met lamet kk!! XD”

Scene 5 :

Ah.. kemesraan yang begitu indah. Siapa sih yang ga bakal ngerasa ada lagu “Can You Feel The Love tonight” mengalun di latar mereka berdua?

Scene 6 :

Hm… untuk yang ini saya tidak mau komentar lagi deh. Saya Cuma minta maaf saja gambarnya kabur, gerakan – gerakan yang terlalu cepat dan teriakan – teriakan yang keluar membuat saya sedikit takut untuk menekan tombol kamera saya…

Saya hanya bisa mengucapkan : “Semoga berbahagia! Cinta itu merah saudara – saudara! Cinta itu darah! Perlu pengorbanan! Perlu perjuangan! Jangan lupakan ci(n)TA – ci(n)TA mu!”😄

Disclaimer : Tulisan ini tidak mengandung alkohol dan tidak menular. Kebenaran di dalam tulisan ini relatif.

Author: Rain Drop

I keep walking the paveway Look up to the gray sky A drop of rain fall on my nose Will today be raining?

5 thoughts on “[PPL] Daun – Daun dan Vitamin Cinta

  1. pertamax habis!

  2. aduh, gagal pertamax di sini..
    tapi tetep, buahahahahhha..

  3. Ternyata banyak papparazi di IF😐

  4. saya difitnah !!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s